JAKARTA – Sebuah tiang utilitas berdiri tegak di tengah Jalan Sawo, Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Keberadaan tiang yang menghambat kelancaran lalu lintas ini dilaporkan telah memicu sejumlah insiden kecelakaan.
Jalan Sawo dilaporkan telah mengalami pelebaran sekitar dua bulan lalu. Namun, tiang utilitas tersebut kini berdiri miring tepat di badan jalan yang baru diperlebar, menjadi ancaman bagi pengguna jalan.
Sri Miyatun, seorang pedagang pecel yang telah berjualan di lokasi selama 16 tahun, mengungkapkan bahwa tiang tersebut memang pernah ditabrak mobil hingga menyebabkan posisinya menjadi miring. “Tiang itu memang pernah ditabrak mobil dua kali, jadi agak miring,” ujarnya kepada Antara.
Sri menambahkan bahwa kecelakaan di sekitar tikungan jalan tersebut pernah terjadi sebelum pelebaran dilakukan. Insiden tersebut melibatkan kendaraan yang datang dari arah berlawanan, bahkan pernah menyebabkan seorang pengendara perempuan terjatuh hingga pingsan.
Meskipun demikian, Sri belum menyaksikan adanya kecelakaan serupa pasca pelebaran jalan dua bulan terakhir. Ia menilai pelebaran jalan justru membuat ruang gerak kendaraan menjadi lebih lancar. Namun, kepadatan kendaraan masih sering terjadi, terutama saat jam pulang kerja. Pengendara terkadang harus bergantian melintas karena tiang yang memakan badan jalan.
Sri mengaku pernah mendengar informasi dari pekerja lapangan bahwa tiang lama tersebut rencananya akan dipindahkan ke area trotoar yang sudah dibangun. Namun, hingga kini rencana tersebut belum juga terealisasi. Ia juga mendengar biaya pemindahan satu tiang bisa mencapai Rp 30 juta, meskipun ia tidak mengetahui secara pasti pemilik tiang maupun besaran biaya pastinya.
Oleh karena itu, Sri berharap tiang yang masih berada di badan jalan dapat segera dipindahkan. “Kalau mau dibongkar, ya lebih baik, jadi enggak di tengah-tengah, enggak macet,” tuturnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan. “Izin, kami sudah cek kemarin. PLN tidak mengakui tiang tersebut. Sudah diinformasikan kepada para pemilik utilitas untuk pengamanan dan akan diprogramkan pemotongan tiang,” kata Rifki.
Keberadaan tiang miring di tengah Jalan Sawo ini sempat menjadi sorotan warganet di media sosial. Warga mengeluhkan kemacetan yang masih terjadi meskipun jalan telah dilebarkan, akibat tiang yang masih kokoh berdiri di tengah jalan.
Komentar