JAKARTA – Jenazah Dini Hardiyanti (30) dan putranya, AGEF (4), yang menjadi korban pembunuhan oleh Dwi Bagus Martono (40), telah dimakamkan dalam satu liang lahat di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Pemakaman yang berlangsung pada Kamis (5/11/2026) pagi diiringi isak tangis keluarga yang mengantar keduanya ke tempat peristirahatan terakhir.
Prosesi pemakaman dimulai sekitar pukul 08.40 WIB. Kedua jenazah yang disemayamkan dalam peti berwarna putih tersebut tak kuasa menahan kesedihan, tangis keluarga dan kerabat mengiringi lantunan ayat-ayat tahlil yang mengalun sepanjang acara. Pihak keluarga turut mengantarkan peti jenazah dari rumah duka menuju area pemakaman.
Sebelumnya, kedua jenazah telah diberangkatkan dari RS Bhayangkara Polda Jatim pada Rabu (4/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah melalui proses administrasi dan serah terima yang rampung, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Bogor.
Penyerahan jenazah ini dilakukan setelah Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim memastikan identitas fragmen tulang korban melalui pemeriksaan DNA. Hasil pemeriksaan menunjukkan DNA fragmen tulang tersebut identik dengan sampel pembanding yang diambil dari ibu korban.
Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Wahono Edi Prastowo, menjelaskan bahwa total ada 15 fragmen tulang yang diperiksa dan dipastikan merupakan tulang manusia. Pemeriksaan DNA dilakukan dengan mencocokkan sampel fragmen tulang dengan sampel pembanding dari ibu korban.
“Dan hasilnya sudah jadi tanggal 30 (Oktober), bahwa betul tulang dengan pembanding dari ibu yang kita ambil adalah darah, itu adalah identik. Jadi bisa dipastikan bahwa fragmen tulang itu adalah fragmen tulang gunanya almarhum korban,” ujar Wahono di RS Bhayangkara Polda Jatim.
Wahono menambahkan, 15 fragmen tulang tersebut berukuran kecil. Hal ini menyulitkan identifikasi detail berdasarkan bagian anatomi. Meskipun demikian, salah satu fragmen diketahui berasal dari bagian tulang panggul.
“Tapi untuk yang lain kita akan sulit untuk membedakan kalau tulang itu sudah menjadi fragmen kecil-kecil atau potongan kecil-kecil,” pungkasnya.
Komentar