Semarang berhasil meraih dua penghargaan prestisius dalam ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026. Ibu kota Jawa Tengah ini dinobatkan sebagai Kota Terbaik se-Indonesia dan juga Kota Terbaik dalam Provinsi. Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Yogyakarta, pada Kamis (5/11).
Menanggapi capaian tersebut, Agustina Wilujeng mengapresiasi seluruh jajaran perangkat daerah Kota Semarang yang dinilainya konsisten dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berbasis digital. Ia menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari penerapan teknologi, melainkan dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam pelayanan publik.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang. Yang terpenting, transformasi digital harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Layanan menjadi lebih mudah, proses semakin efisien, dan kebutuhan warga dapat direspons dengan lebih baik,” ujar Agustina dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026).
Ke depan, pengembangan tata kelola digital di Kota Semarang akan difokuskan pada beberapa aspek krusial. Di antaranya adalah integrasi data lintas sektor, penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah kota, serta jaminan keamanan data publik untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Ajang GM-DTGI 2026 diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada dan dirangkai dengan Seminar Nasional bertema ‘Artificial Intelligence untuk Pemerintah Daerah’. Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria. Indeks GM-DTGI sendiri berfungsi sebagai tolok ukur nasional dalam memetakan kesiapan dan kematangan transformasi digital yang dijalankan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Agustina berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang dapat menjadikan pencapaian tersebut sebagai pijakan untuk terus melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak positif. “Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berbenah. Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi dan pemanfaatan teknologi benar-benar berdampak pada kemudahan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat Kota Semarang,” pungkasnya.
Komentar