Jakarta – Sebuah ledakan keras akibat kebocoran tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram menggemparkan permukiman warga di Kampung Guji, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (5/11/2026) dini hari itu terekam oleh kamera CCTV dan menimbulkan kepanikan luar biasa di kalangan penduduk.
Rekaman CCTV yang beredar di media sosial menangkap momen dramatis ledakan tersebut, yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.21 WIB. Awalnya, rekaman menunjukkan suasana teras rumah yang tenang sebelum suara dentuman keras tiba-tiba terdengar. “Duaaarrr…..!” demikian suara ledakan yang terekam, disusul dengan hancurnya sebagian bangunan dan berhamburannya puing-puing.
Suara ledakan yang menggelegar sontak membangunkan warga yang masih terlelap. Kepanikan melanda kawasan tersebut, dengan teriakan takbir dan permintaan tolong terdengar bersahutan. Tangisan anak-anak dalam rekaman CCTV semakin menggambarkan betapa mencekamnya suasana saat itu.
Tujuh Korban Luka dan Kerusakan Material
Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Darto Napitupulu, mengonfirmasi bahwa insiden ledakan tersebut menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka. Selain itu, sedikitnya 10 unit bangunan, yang terdiri dari rumah, mengalami kerusakan parah hingga runtuh.
“Akibat kejadian kebocoran tabung gas LPG tersebut terdapat 10 bangunan yang runtuh dengan 10 pintu yang terdiri dari rumah dan 7 korban luka,” ujar Darto saat dihubungi.
Menurut keterangan polisi, ledakan bermula saat salah seorang warga bernama Sayuti, istri dari Idrus, hendak memasak di dapur. Ketika menyalakan kompor gas, ternyata terdapat kebocoran pada tabung elpiji yang digunakannya.
“Saat Saudari Sayuti, istri Idrus sedang menyalakan gas LPG yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas LPG tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan,” jelasnya. Akibat ledakan tersebut, Sayuti dilaporkan mengalami luka bakar. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Komentar