Indramayu – Seorang pria berinisial FSS (31), tersangka utama dalam kasus pembunuhan dan perampokan Hj Komariyah di Indramayu, menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Luka bakar yang mencapai sekitar 40% itu dideritanya akibat ledakan mobil yang berisi jasad korban, yang coba dibakarnya untuk menghilangkan jejak.
Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. FSS saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu. Sementara itu, seorang rekan FSS yang diduga membantu pelariannya, berinisial NW, telah berhasil diamankan oleh pihak Polres Indramayu.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, luka bakar tersebut didapat FSS ketika ia berupaya membakar mobil Mitsubishi Xpander putih milik korban, yang di dalamnya terdapat jasad Hj Komariyah. Sebelum melakukan pembakaran, FSS terlebih dahulu membeli bensin sebanyak kurang lebih 4,5 liter di sebuah pom mini di wilayah Desa Sanca, Kecamatan Gantar.
“Setelah membeli bensin, keduanya kembali melanjutkan perjalanan sambil mencari lokasi yang dianggap aman untuk membakar mobil. Mereka juga menunggu hingga malam hari,” ujar Arwin dalam konferensi pers yang dilansir detikJabar, Rabu (4/11/2026).
Dalam perjalanan menuju lokasi pembakaran, FSS sempat membuka tas milik korban. Di dalam tas tersebut, ia menemukan dan mengambil uang tunai, perhiasan emas, serta BPKB mobil korban.
Setelah berhasil mengamankan barang-barang berharga tersebut, kedua tersangka melanjutkan perjalanan menuju kawasan pedesaan di wilayah Cikawung.
Sekitar pukul 23.00 WIB, FSS dan NW tiba di sebuah pekarangan kosong dan menghentikan mobil di lokasi tersebut. FSS kemudian meminta NW untuk meninggalkan lokasi dan melarikan diri, yang kemudian diikuti oleh NW.
Selanjutnya, Arwin menjelaskan bahwa FSS mengambil bensin yang telah dibelinya dan menyiramkannya ke bagian luar maupun dalam mobil. Ia kemudian membakar mobil tersebut dengan cara menyalakan botol bekas tempat bensin menggunakan korek gas, lalu melemparkannya ke arah mobil.
Api dengan cepat membesar. Dalam proses pembakaran tersebut, FSS dilaporkan sempat terpental beberapa meter akibat ledakan yang terjadi dari mobil yang terbakar.
Komentar