Warga Semarang Protes Karyawan Bakso Buang Limbah ke Got

Karyawan warung bakso di Semarang kepergok membuang limbah kuah ke selokan depan rumah warga, memicu protes dan mediasi oleh dinas terkait.

Warga Semarang Protes Karyawan Bakso Buang Limbah ke Got
Lokasi pembuangan limbah kuah bakso di saluran got depan rumah. (Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng)

Semarang – Warga Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, terlibat perselisihan dengan karyawan sebuah warung bakso yang kedapatan membuang limbah kuah ke selokan depan rumah penduduk. Insiden yang terekam dalam video ini kemudian menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang karyawan bakso sedang menuangkan cairan ke dalam saluran got yang berada tepat di depan rumah warga. Kejadian ini memicu adu argumen antara karyawan tersebut dengan pemilik rumah yang merekam video.

Pria yang terekam dalam video tersebut menjelaskan bahwa cairan yang dibuang adalah air bekas cucian mangkuk bakso. Ia bahkan menyarankan agar pemilik rumah melaporkan masalah tersebut kepada Ketua RT setempat jika memang merasa terganggu.

Namun, pemilik rumah yang merekam kejadian tersebut menegaskan bahwa air cucian yang dibuang ke selokan itu mengandung bahan-bahan seperti lemak sapi, sambal, dan kaldu yang menimbulkan bau menyengat dan tidak sedap bagi warga sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, Kecamatan Banyumanik, bersama dengan karyawan bakso, telah melakukan mediasi di rumah salah satu warga yang terdampak. Meskipun mediasi telah dilakukan, bau sisa kuah bakso masih tercium dari saluran got yang terlihat mengering.

Rina (27), pemilik rumah yang menjadi lokasi pembuangan limbah, menyatakan bahwa persoalan ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku telah beberapa kali menegur pemilik warung bakso. Puncak dari kejadian ini terjadi pada Selasa (3/11) malam, yang kemudian videonya tersebar luas dan viral.

“Awalnya aku nggak masalah sebetulnya dengan adanya usaha di depan rumah aku. Cuma yang bikin aku resah adalah setiap malam aku harus mencium aroma bau yang nggak sehat dan nggak sedap dari got di depan rumah aku sendiri,” ungkap Rina.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *