JAKARTA – Taman Bendera Pusaka yang berlokasi di Jakarta berhasil meraih penghargaan bergengsi dari Seoul Design Award 2026. Pencapaian ini disambut bangga oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang melihatnya sebagai pengakuan internasional terhadap kualitas taman tersebut.
Pramono Anung menyampaikan kebahagiaannya saat memimpin rapat tingkat Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (6/11/2026). “Dan berita yang menggembirakan juga hal yang berkaitan dengan Taman Bendera Pusaka yang dikeluarkan oleh Seoul Design Award untuk taman yang seperti itu kita mendapatkan ranking yang utama,” ujarnya.
Gubernur Anung menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Taman Bendera Pusaka telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Ia juga menyinggung pihak-pihak yang sebelumnya menyuarakan ketidaksetujuan terhadap pembangunan taman tersebut. “Jadi kalau dulu ada yang tidak setuju dengan Taman Bendera Pusaka, alhamdulillah sekarang diakui oleh internasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pramono Anung berharap prestasi ini dapat menjadi sumber kebanggaan bagi seluruh warga Jakarta. Ia juga ingin menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau di ibu kota Indonesia telah mendapat perhatian serius di kancah internasional.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Seoul Design Award, Taman Bendera Pusaka terpilih sebagai salah satu dari 40 finalis teratas (Top 40 Finalists). Penghargaan ini diberikan atas konsep penataan ruang publik yang sangat mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan pemulihan fungsi ekologis.
Upaya revitalisasi taman tersebut dinilai tidak hanya berfokus pada aspek keindahan, tetapi juga memperhatikan secara mendalam aspek lingkungan. Melalui penerapan konsep pengelolaan air yang baik, pemulihan ekologi, serta pengembangan ruang publik yang inovatif, Taman Bendera Pusaka dirancang menjadi kawasan yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Proyek Taman Bendera Pusaka dinilai berhasil mengembalikan fungsi ekologisnya sekaligus meregenerasi taman yang sebelumnya mengalami penurunan kualitas menjadi sebuah ruang publik yang lebih ramah lingkungan dan berketahanan iklim. Penataan ini diharapkan dapat menciptakan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas, berinteraksi, serta terhubung kembali dengan alam.
Seoul Design Award sendiri merupakan sebuah ajang penghargaan desain internasional yang memiliki tujuan untuk mengapresiasi berbagai inisiatif desain yang berkontribusi pada kehidupan sehari-hari yang lebih berkelanjutan. Pada penyelenggaraan tahun 2026, ajang ini berhasil menerima total 1.204 pengajuan proyek dari 91 negara yang berbeda.
Komentar