Kapolda Jatim dan Danpasmar 2 Perkuat Sinergi Hadapi Bencana dan Jaga Keamanan

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dan Danpasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto perkuat sinergi TNI-Polri dalam penanggulangan bencana dan menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur.

Kapolda Jatim dan Danpasmar 2 Perkuat Sinergi Hadapi Bencana dan Jaga Keamanan
Foto: dok. Polda Jatim

SURABAYA – Setelah memimpin apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi di Mapolda Jawa Timur, Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono melanjutkan agendanya dengan memperkuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Hal ini dilakukan melalui kunjungan silaturahmi atau *courtesy call* kepada Komandan Pasukan Marinir (Danpasmar) 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto.

Kunjungan yang berlangsung di Batalyon Arhanud 2 Marinir, Karangpilang, Surabaya, ini menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas kedua institusi. Selain itu, pertemuan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dalam upaya menjaga keamanan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang mungkin terjadi di wilayah Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jatim didampingi oleh Wakapolda Jatim beserta sejumlah pejabat utama dari Polda Jatim. Rombongan disambut langsung oleh Danpasmar 2 beserta jajaran di markas mereka.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jatim bersama Wakapolda Jatim menerima penyematan Brevet Kavaleri Korps Marinir yang disematkan langsung oleh Danpasmar 2. Penyematan brevet ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan dan semangat kebersamaan antara Polda Jawa Timur dengan jajaran Korps Marinir.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dan hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Polda Jatim dan Pasmar 2. Dalam pertemuan tersebut, Dekananto menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Tantangan tugas tersebut mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta upaya penanggulangan bencana. “Salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur,” kata Dekananto Eko Purwono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, fokus pada kesiapsiagaan bencana ini sejalan dengan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi yang sebelumnya telah dipimpinnya pada hari yang sama. Dekananto menilai bahwa penanggulangan bencana membutuhkan kesiapan personel, sarana dan prasarana yang memadai, serta koordinasi lintas instansi agar penanganan di lapangan dapat berlangsung secara cepat, tepat, dan efektif.

“Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara Polda Jatim dan Pasmar 2 diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mendukung upaya penanganan bencana sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” jelasnya lebih lanjut.

Selain isu kesiapsiagaan bencana, Kapolda Jatim juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran berbagai kegiatan masyarakat. “Koordinasi yang baik antarinstitusi dinilai menjadi bagian penting dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” tuturnya.

Sementara itu, Danpasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto menyambut baik kunjungan Kapolda Jatim beserta rombongan. Pertemuan ini dianggap sebagai ruang komunikasi yang efektif untuk mempererat hubungan kelembagaan dan meningkatkan koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di Jawa Timur.

Danpasmar 2 juga menyampaikan kesiapan jajarannya untuk terus menjalin koordinasi dan memberikan dukungan sesuai dengan ketentuan serta kewenangan yang berlaku. Melalui pertemuan ini, Polda Jatim dan Pasmar 2 berharap soliditas dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, baik dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Sinergi TNI-Polri diharapkan tidak hanya tercermin melalui hubungan kelembagaan, tetapi juga diwujudkan dalam kerja sama nyata untuk memberikan perlindungan, bantuan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Timur,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *