Dewan Pakar DPD RI Awards Puji Kandidat Pengembang Potensi Daerah

Dewan Pakar DPD RI Awards mengapresiasi kandidat yang berkontribusi besar pada daerah, menunjukkan inovasi dan dedikasi tinggi dalam meningkatkan potensi lokal.

Dewan Pakar DPD RI Awards Puji Kandidat Pengembang Potensi Daerah
Foto: Dewan Pakar DPD RI Awards Teras Narang (dok. Istimewa)

Anggota Dewan Pakar DPD RI Awards, Dr. Agustin Teras Narang, S.H., memberikan apresiasi tinggi kepada para kandidat yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan daerah. Ia menyoroti inovasi dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh para kandidat dalam upaya meningkatkan potensi di wilayah masing-masing.

Pernyataan ini disampaikan Teras dalam Forum Komunikasi Publik Bakohumas Sekretariat Jenderal DPD RI yang mengusung tema ‘Sinergi Daerah untuk Indonesia: Apresiasi Prestasi dan Inovasi Putra-Putri Daerah Terbaik’ di Jakarta, Rabu (4/11/2026). Menurut Teras, DPD RI Awards merupakan sebuah ajang penghargaan yang dirancang untuk memberikan pengakuan kepada para penggerak pembangunan di daerah.

“Mencoba untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik, dalam rangka apa? Agar mereka bisa berperan di dalam kehidupan yang sangat dinamis, dan bagi DPD, mereka adalah bagian dari kami,” ujar Teras.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Jenderal DPD RI Komjen Pol. H. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkomdigi Dra. Molly Prabawaty, M.A.P., Kepala Biro Organisasi Keanggotaan dan Kepegawaian DPD RI Dr. Fitriani, A.P., M.Si., serta Kepala Biro PHM Setjen DPD RI Mahyu Darma, S.H., M.H.

Teras menjelaskan bahwa para kandidat DPD RI Awards telah terbukti memiliki kompetensi dalam memajukan daerah. Ia juga memastikan bahwa para pemenang dalam empat kategori yang ditentukan akan terus mendapatkan perhatian dan pendampingan.

“Siapa pun yang menjadi pemenang, dia nanti tetaplah menjadi orang yang selalu kita perhatikan, karena kita menganggap mereka sebagai bagian penting dalam rangka melaksanakan tugas sebagai wakil daerah,” tegasnya.

Proses seleksi dan penjurian yang ketat dilakukan oleh Dewan Pakar DPD RI Awards. Teras Narang didampingi oleh jajaran pakar terkemuka, termasuk Menteri Kebudayaan RI Prof. (Hon.) Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dr. Dede Yusuf Macan Effendi, S.T., M.I.Pol., dan Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, S.Si., M.Sc.

“Jadi saya merasa tugas saya menjadi ringan karena didampingi oleh orang-orang hebat ini. Mereka memberikan kontribusi yang luar biasa dari 1.112 [pendaftar], kalau istilahnya itu diperas menjadi 50 orang,” ungkap Teras.

Ia menambahkan, “Dari 50 orang itu bukan hanya sekadar memilih, tetapi saya perhatikan betul bahwa 50 orang ini benar-benar berkualitas dan berkapasitas dalam rangka mengembangkan inovasinya serta potensi-potensi yang ada di daerah. Dan itu tidak mudah.”

Kategori DPD RI Awards tahun ini mencakup Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah, Inovator Teknologi Kesehatan, Pelestari Budaya Daerah, dan Penggerak Desa Mandiri Pangan. Teras menekankan bahwa para kandidat unggul baik dari segi kualitas maupun kuantitas di bidang masing-masing.

“Ada potensi dari 100 tahun yang lalu, kemudian dia berupaya untuk mengembangkannya. Ini kelebihan daerah, ini sesuatu hal yang positif bagi daerah. Saya bersyukur mereka betul-betul bergerak didasarkan pada dedikasi, loyalitas, serta kecintaan terhadap daerah-bagaimana nilai-nilai kultural dan kebudayaan dikawinkan dengan teknologi yang berkembang saat ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Teras Narang menyatakan bahwa DPD RI Awards bertujuan untuk mengangkat profil para penggerak daerah ke kancah nasional, menganggap mereka sebagai aset bangsa yang berharga.

“Saya bilang, negara kita ini luar biasa. DPD RI Awards mengangkat dan membawa ini menjadi suatu realitas: ‘Ini loh yang ada di daerah, ini loh potensinya, ini loh aset-aset besar yang punya peranan penting di tingkat daerah, terutama bagi generasi muda’,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *