Dua Kali Penjambretan Kalung Emas di Sawah Besar, Korban Terjatuh dan Gemetaran

Seorang pria dan seorang ibu menjadi korban penjambretan kalung emas di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pelaku beraksi dua kali dalam waktu berdekatan menggunakan motor.

Dua Kali Penjambretan Kalung Emas di Sawah Besar, Korban Terjatuh dan Gemetaran
Foto: Ilustrasi jambret HP. (Chat GPT)

Jakarta – Aksi penjambretan terjadi di Jalan Samanhudi, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/11/2026) pagi. Pelaku yang berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor berhasil menjambret kalung emas milik seorang pria bernama Edison Siahaan, dan seorang ibu karyawan bank dalam waktu berdekatan.

Peristiwa penjambretan yang menimpa Edison terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat ia sedang berjalan pagi bersama keluarganya untuk mencari sarapan. Tiba-tiba, dari arah belakang, pelaku menarik kalung yang dikenakannya. Akibat tarikan tersebut, Edison terjatuh ke aspal dan mengalami luka lecet.

“Tadi pagi jalan pagi, berempat kami. Pas nyeberang Jalan Samanhudi, tiba-tiba dari belakang dijambret. Tapi kalungnya nggak ikut (ketarik), kan ada 2 (kalung yang dipakai) yang gede itu nyangkut di leherku itu yang bikin aku jatuh, yang kecil aja yang keambil 20 gram,” tutur Edison saat dihubungi wartawan, Rabu (4/11/2026).

Edison dan keluarganya sempat berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor, namun tidak berhasil. Tak lama berselang, sekitar puluhan meter dari lokasi kejadian, mereka bertemu dengan seorang ibu karyawan bank yang juga menjadi korban penjambretan. Ibu tersebut dilaporkan menjambret sampai gemetaran dan kalungnya berhasil diambil pelaku.

“Saya teriak-teriak, mau ngejar tapi sudah kamu mereka berdua naik motor. Lalu, kira-kira 20 meter di depan kami ada lagi ibu-ibu, ibu itu dijambret sampai gemetaran, dia kalungnya berhasil diambil juga,” jelasnya.

Setelah kejadian, Edison segera melaporkan peristiwa tersebut melalui pesan singkat WhatsApp ke nomor aduan Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto. Laporan tersebut mendapat respons cepat. Tidak sampai satu jam, Edison dihubungi oleh Kapolres, yang kemudian diikuti oleh kedatangan Kapolsek Sawah Besar.

“Aku WA kapolda, saya laporkan ke Kapolda, nggak sampai satu jam langsung kapolres WA aku. Lalu Kapolsek Sawah Besar datang cepat responsnya. Jadi tadi dibikin LP di HP itu, langsung orang SPKT datang,” ungkap Edison.

Edison sendiri kehilangan kalung emas seberat 20 gram. Kalung emas lainnya yang lebih besar seberat 100 gram dilaporkan selamat meskipun perhiasannya sempat putus.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Egy Irwansyah membenarkan adanya laporan penjambretan tersebut. Ia menyatakan bahwa kondisi luka yang dialami Edison akibat penjambretan telah ditangani oleh tim medis.

“Jadi tadi sudah dibuatkan laporan, dan juga sudah diberikan pengobatan awal oleh dari Dokkes Polres. Selanjutnya untuk tim saat ini bergabung dengan tim dari Polres, Resmob, tim Reskrim. Unit Reskrim Polsek itu sudah bergabung dengan tim Resmob sedang menyusur TKP cari petunjuk CCTV-nya,” ujar Egy.

Egy menjelaskan bahwa penjambretan terjadi pada pukul 06.30 WIB. Edison yang saat itu sedang berjalan kaki mencari sarapan, dipepet oleh pelaku hingga terjatuh. “Dia lagi jalan dipepet. Lagi jalan pagi katanya nyari sarapan ya. Karena kejadian itu perkiraan pukul sekitar 06.30 tadi. Pagi ini,” terangnya.

Mengenai barang yang berhasil dibawa kabur pelaku, Egy menambahkan, “Kalung, tapi sebenarnya kalungnya masih dipegang sehingga rusak, katanya hanya sebagian kecil saja terbawa, kecil.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *