Tim penyelam gabungan telah menemukan sebuah perangkat yang diduga menyerupai black box dari helikopter Mi-17 milik TNI yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. Perangkat tersebut ditemukan bersamaan dengan badan helikopter yang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, membenarkan penemuan alat tersebut. Ia menyatakan bahwa benda yang ditemukan memiliki bentuk dan fungsi yang mirip dengan perangkat perekam penerbangan yang dikenal sebagai black box pada pesawat sipil.
“Ya, tadi tim penyelam yang bertugas melakukan proses evakuasi telah berhasil menemukan alat semacam black box jika di pesawat penerbangan sipil,” ungkap Zainul Arifin.
Meskipun demikian, identitas pasti perangkat tersebut sebagai black box belum dapat dikonfirmasi. Untuk memastikannya, Penerbad akan mengirimkan tim khusus ke lokasi kejadian untuk mengambil dan memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut.
Pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap kronologi serta faktor-faktor yang menyebabkan helikopter Mi-17 tersebut jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir. Hasil temuan juga akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan pengangkatan dan evakuasi seluruh badan helikopter dari lokasi kejadian.
“Tidak hanya memeriksa perangkat yang ditemukan, tim khusus Penerbad juga akan mengevaluasi kondisi bangkai helikopter yang masih berada di dalam perairan. Penyebab pasti jatuhnya helikopter masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim teknis Penerbad,” jelas Zainul Arifin.
Komentar