Toa Masjid di Tangsel Rusak Diduga Ditembak, Polisi Beri Bantuan Baru

Polisi menyelidiki kasus penembakan toa masjid di Ciputat, Tangerang Selatan, dan memberikan bantuan perangkat pengeras suara baru.

Toa Masjid di Tangsel Rusak Diduga Ditembak, Polisi Beri Bantuan Baru
Pengeras suara masjid di Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat bolong-bolong diduga ditembak senapan. Polsek Ciputat Timur, pada Minggu (1/11/2026) mengecek ke lokasi kejadian. (Foto: dok. Istimewa)

TANGERANG SELATAN – Kepolisian Sektor Ciputat Timur memberikan bantuan perangkat pengeras suara (toa) baru untuk Masjid Al-Falaah di Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, menyusul insiden dugaan penembakan yang merusak toa lama. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah dan dakwah di masjid tersebut.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar menyatakan, pihaknya telah menyerahkan bantuan toa baru tersebut. “Kami menyerahkan bantuan perangkat pengeras suara (TOA) kepada Masjid Al-Falaah untuk mendukung kegiatan ibadah dan dakwah,” ujar Kompol Bambang dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (8/11/2026).

Meskipun identitas terduga pelaku sudah dikantongi berdasarkan keterangan saksi, polisi masih terus mendalami bukti-bukti lain yang ada. “Walaupun identitas dugaan pelaku sesuai keterangan para saksi sudah mengerucut kepada satu orang, kami masih harus mendalami sesuai dengan bukti petunjuk lainnya,” jelas Bambang.

Bambang menambahkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan tenang. “Polisi hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan penegakan hukum, tetapi juga harus mampu memberikan rasa aman dan tenang,” tuturnya.

Pihak Yayasan Masjid Al-Falaah diketahui telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum terkait insiden ini kepada kepolisian. “Pihak Yayasan Masjid Al Falah sudah menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada Polsek Ciputat Timur,” terang Bambang.

Insiden dugaan penembakan ini pertama kali diketahui oleh saksi pada Sabtu (24/10) sore, ketika melihat toa masjid dalam kondisi berlubang. Dugaan penembakan tidak berhenti di situ, karena pada Minggu (25/10), saksi kembali mendengar suara tembakan setelah melaksanakan salat Isya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *