Tangerang Selatan – Polisi Sektor (Polsek) Ciputat Timur telah mengantongi identitas terduga pelaku penembakan terhadap corong pengeras suara (toa) di sebuah masjid di kawasan Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Meskipun identitas pelaku sudah mengerucut, petugas masih terus berupaya melengkapi alat bukti yang diperlukan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa identitas yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan telah teridentifikasi berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian. Namun, Bambang menekankan pentingnya bukti petunjuk lain untuk memperkuat dasar penetapan tersangka.
“Walaupun identitas dugaan pelaku sesuai keterangan para saksi sudah mengerucut kepada satu orang, kami masih harus mendalami sesuai dengan bukti petunjuk lainnya,” ungkap Bambang pada Minggu (8/11/2026).
Bambang menambahkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pada penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga. Hal ini sejalan dengan tugas kepolisian untuk menjaga kondusivitas lingkungan.
Pihak Yayasan Masjid Al-Falah, selaku pengelola masjid, telah secara resmi menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak Polsek Ciputat Timur. Sikap kooperatif dari yayasan diharapkan dapat memperlancar proses penyelidikan.
Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat dan tokoh agama, Polsek Ciputat Timur juga menggelar kegiatan Silaturahim Subuh di Masjid Al-Falaah yang berlokasi di Jalan Garuda Nomor 99, Ciputat, pada hari yang sama. Acara ini dihadiri oleh para tokoh agama, pengurus masjid, warga setempat, serta jajaran kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Ciputat Timur turut menyerahkan bantuan perangkat pengeras suara (toa) baru kepada Masjid Al-Falaah. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan ibadah dan dakwah di masjid tersebut.
Insiden penembakan toa masjid ini pertama kali diketahui oleh saksi pada hari Sabtu (24/10). Setelah melaksanakan salat Asar, saksi mendapati corong pengeras suara masjid dalam kondisi berlubang. Dugaan penembakan ini tidak hanya terjadi sekali, karena pada hari Minggu (25/10), saksi kembali mendengar suara tembakan yang diduga berasal dari arah yang sama setelah salat Isya.
Komentar