Karhutla Meluas, BNPB Pantau Kalteng dan Sumsel yang Memburuk

Titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng dan Sumsel dilaporkan meningkat signifikan. BNPB terus kerahkan upaya pemadaman dan operasi modifikasi cuaca.

Karhutla Meluas, BNPB Pantau Kalteng dan Sumsel yang Memburuk
Foto: Konferensi pers BNPB (dok. YouTube BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya peningkatan signifikan pada titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua provinsi, yakni Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel). Peningkatan ini disebabkan oleh munculnya titik-titik api baru.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa di Kalimantan Tengah, jumlah titik api meningkat 50 persen menjadi 425 titik. Luas lahan yang ditangani pun bertambah menjadi 664 hektare. Sementara itu, Sumatera Selatan mencatat 60 titik api, sebuah kenaikan sekitar 186 persen, dengan luas lahan yang ditangani mencapai 105 hektare atau naik 66 persen.

Berton menambahkan, berbeda dengan Kalteng dan Sumsel, titik api di Papua Selatan mengalami penurunan menjadi 120 titik, dengan luas lahan yang ditangani seluas 203 hektare atau turun 78 persen. Karhutla di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menunjukkan tren penurunan menjadi 58 hektare.

Sementara itu, Provinsi Jambi menemukan 150 titik api, yang berarti terjadi kenaikan sebesar 134 persen. Luas lahan dalam penanganan di Jambi juga meningkat menjadi 403 hektare. Di sisi lain, Kalimantan Timur menunjukkan penurunan jumlah titik api menjadi 85, meskipun luas lahan yang terbakar justru naik signifikan menjadi 182 hektare.

Menyikapi kondisi ini, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk segera menangani peningkatan karhutla di wilayah masing-masing. Upaya pemadaman terus dilakukan dengan pengerahan pesawat dan helikopter. BNPB juga menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca tetap berjalan, dengan fokus pada tiga provinsi yang menunjukkan peningkatan karhutla secara signifikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *