DPD RI Awards 2026: Antusiasme Peserta Merata dari 38 Provinsi

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengapresiasi tingginya antusiasme peserta DPD RI Awards 2026 yang hampir merata dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

DPD RI Awards 2026: Antusiasme Peserta Merata dari 38 Provinsi
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin (Foto: dok detikcom)

JAKARTA – Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mendaftar dalam ajang DPD RI Awards 2026. Ia menyatakan bahwa pendaftar dalam kompetisi ini hampir merata dari seluruh 38 provinsi di Indonesia.

“Yang lebih juga membuat saya makin excited ya, ini semua muncul jadi 38 provinsi itu hampir semua lengkap. Jadi tidak hanya ternyata… kita mau sampaikan bahwa melalui DPD Awards dan detikcom, aspirasi itu atau potensi itu mulai muncul merata dari semua daerah,” kata Sultan dalam program detikPagi, Kamis (29/10/2026).

Sultan menambahkan bahwa DPD RI Awards tahun ini telah terinformasikan hingga ke pelosok daerah, dengan pendaftar yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

“Kalau dulu mungkin lebih didominasi di pulau Jawa karena mungkin radar komunikasinya lebih gampang, sekarang nggak. Dari Aceh sampai ke Papua ternyata tumbuh subur. Banyak sekali,” tutur dia.

Ia menjelaskan bahwa DPD memiliki kantor perwakilan di seluruh daerah Indonesia dan berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat daerah, salah satunya melalui DPD RI Awards.

“Jadi untuk teman-teman di daerah, kalau punya ide, gagasan yang paling penting sudah berupa karya ya, karya nyata yang itu bisa mempengaruhi dan berdampak, jangan lupa dokumentasikan. Dokumentasikan, narasikan dengan bahasa masing-masing tentunya. Habis itu sampaikan,” tuturnya.

Sultan menekankan pentingnya dokumentasi dan narasi karya yang berdampak, serta cara menyampaikannya melalui kantor DPD di daerah atau platform digital seperti detikcom.

“Sampaikan kepada kami melalui ada kantor kita di daerah, sekarang jaman digital ini gampang sekali kok, ada detikcom yang bisa masuk sampai ke kampung-kampung. Sehingga potensi itu bisa tertangkap kamera, ya, dan percayalah bahwa sesuatu yang baik dan berdampak pasti akan diapresiasi,” imbuhnya.

Melalui DPD RI Awards, Sultan berharap para penggerak dan inovator di daerah dapat ditampilkan ke permukaan dan para penerimanya dapat menginspirasi pemerintah dalam pembuatan kebijakan.

“Saya harus sampaikan berkali-kali bahwa teman-teman di daerah, tugas DPD adalah bagaimana menyambungkan, bagaimana memastikan potensi daerah naik ke permukaan, talenta daerah maju ke atas dan bahkan kalau pada tingkat tertentu, karya, gagasan, idenya bisa menjadi salah satu yang akan diambil oleh pemerintah pusat menjadi sebuah kebijakan nasional,” jelas Sultan.

DPD berkomitmen menghubungkan potensi daerah dengan kebijakan nasional dan mengajak masyarakat daerah untuk terus berinovasi dan berkarya.

“Karena saya percaya dan yakin bahwa sekecil apapun kontribusi atau sekecil apapun karya yang kita buat melalui jaman yang makin canggih, makin terbuka, ada DPD kerjanya untuk daerah, ada detikcom yang exposure-nya atau daya radarnya sampai ke daerah, ini yang membuat ke depannya banyak orang yang lebih berani, makin banyak potensi inovator, talenta daerah yang percaya diri bahwa kami harus bergerak tumbuh, kami harus berdampak,” ujar dia.

Sultan membayangkan masa depan di mana puluhan ribu inovator daerah bermunculan menjadi tokoh lokal berdampak.

“Sehingga saya bisa membayangkan suatu hari, saya akan bahagia betul, tidak jadi Ketua DPD lagi, di luar sana sudah puluhan ribu inovator-inovator daerah yang kemudian muncul menjadi tokoh-tokoh lokal berdampak,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia berharap prestasi para kandidat DPD RI Awards dapat menular ke masyarakat luas dan mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Kalau prestasi anak-anak Indonesia munculnya dari daerah, ke depan saya percaya dan yakin bahwa sumber daya manusia kita dengan seluruh potensinya akan betul-betul menjadi terbuka, kemudian cita-cita semua untuk membuat Indonesia yang sangat disegani dengan seluruh potensi daerah dan kekayaannya, dengan sumber daya manusianya yang makin hari makin inovator betul-betul menjadi nyata,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *