Blok M Akan Disulap Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Terpadu

Perumda Pasar Jaya siapkan strategi matang untuk mengubah Blok M, Jakarta Selatan, menjadi kawasan perdagangan dan ekonomi kreatif yang modern dan hidup.

Blok M Akan Disulap Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Terpadu
Foto: Kawasan Blok M (Dok. Istimewa)

Perumda Pasar Jaya memiliki rencana besar untuk mengembangkan kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Tujuannya adalah mentransformasi area tersebut menjadi pusat perdagangan dan ekonomi kreatif yang terintegrasi. Strategi yang akan diterapkan meliputi penyelenggaraan berbagai acara kreatif dan kurasi tenant yang akan mengisi kawasan ini.

Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya, Raja Tarigan, menyatakan optimismenya terhadap potensi Blok M. Ia melihat aksesibilitas yang baik, konektivitas dengan moda transportasi publik seperti MRT dan Transjakarta, serta keragaman aktivitas ekonomi sebagai modal utama untuk menjadikan Blok M lebih produktif dan dinamis.

“Dengan latar belakang pendidikan di bidang Planologi, saya memahami bahwa Blok M memiliki potensi yang sangat besar, terutama dari sisi aksesibilitas, konektivitas MRT dan Transjakarta, serta keberagaman aktivitas ekonomi. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk menciptakan kawasan yang semakin hidup dan produktif,” ujar Raja dalam keterangan resminya.

Pasar Jaya berencana mendorong penyelenggaraan berbagai event kreatif yang ditujukan untuk menarik minat generasi muda. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan daya tarik Blok M tetapi juga menggairahkan aktivitas ekonomi di sana.

Selain itu, Pasar Jaya akan menjalin koordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi masuknya tenant-tenant yang telah lolos proses kurasi ke dalam kawasan Blok M.

“Kami siap mendukung arahan Bapak Gubernur Pramono Anung. Pengembangan Blok M tidak hanya melalui penataan fisik, tetapi juga dengan menghadirkan kegiatan dan pelaku usaha kreatif yang mampu menghidupkan kawasan serta membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meluncurkan konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate. Kawasan ini direncanakan menjadi lebih modern dan terintegrasi.

Pramono berharap revitalisasi Blok M tidak menghilangkan karakter utamanya yang telah dikenal sebagai tempat berkumpul anak muda, surga kuliner, dan pusat tren yang viral.

“Saya betul-betul berkeinginan bahwa walaupun Blok M mengalami penyempurnaan, dibangun, direvitalisasi menjadi lebih baik, lebih modern, lebih tertata, tetapi saya berharap bahwa Blok M tidak kehilangan ruh utamanya,” kata Pramono.

Ia menambahkan bahwa sebutan “Negara Blok M” merupakan kekuatan utama yang harus tetap dipertahankan. Hal ini menunjukkan identitas kuat kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa revitalisasi ini merupakan respons terhadap berbagai tantangan, termasuk usia bangunan Blok M yang sudah mencapai 34 tahun. Fokus utama adalah memastikan keselamatan dan keamanan struktur bangunan.

“Usia bangunan Blok M saat ini telah mencapai 34 tahun. Menurut kami, ingin memastikan keselamatan dan keamanan struktur dari bangunan ini,” ungkap Tuhiyat saat peluncuran konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *