CIBINONG || MAJALAHNUSANTARA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menjadi tuan rumah kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (8/4/2026), tersebut diikuti sekitar 5.000 masyarakat sebagai penerima manfaat.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus membantu kebutuhan sosial warga di sekitar wilayah Lapas Cibinong. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, panitia juga menyiapkan ratusan paket bantuan sosial bagi masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor. Turut hadir pula pimpinan tinggi kementerian, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, serta kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan dan sosial. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyukseskan kebijakan Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini menjadi salah satu prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami membangun klinik-klinik di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia,” ujar Agus kepada wartawan.
Ia menambahkan, petugas pemasyarakatan tidak hanya bertugas merawat warga binaan, tetapi juga diharapkan berkontribusi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar. Apabila diperlukan, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.
Agus juga mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global. Menurutnya, langkah-langkah kecil dari masyarakat dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.




