BerandaPemerintah DaerahRatusan ASN Dilantik, Pemkab Bogor Tekankan Integritas dan Kepemimpinan Kepala Sekolah

Ratusan ASN Dilantik, Pemkab Bogor Tekankan Integritas dan Kepemimpinan Kepala Sekolah

CIBINONG || MAJALAHNUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), pengangkatan dalam jabatan fungsional, serta pengukuhan dan pelantikan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, April 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut terdapat lebih dari 410 aparatur yang dilantik dan dikukuhkan. Rinciannya meliputi CPNS dari berbagai formasi, termasuk lulusan sekolah kedinasan sebanyak tujuh orang, serta CPNS formasi tahun 2024 sebanyak 342 orang yang resmi diangkat menjadi PNS.

Selain itu, dilakukan pengukuhan kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 30 orang, serta rotasi kepala sekolah sebanyak 30 orang. Pemerintah daerah juga melaksanakan pengangkatan dalam jabatan fungsional tertentu sebagai bagian dari upaya penguatan profesionalitas aparatur sipil negara.
“Secara umum, para CPNS ini telah menjalani masa percobaan selama satu tahun dan dinyatakan layak untuk diangkat menjadi PNS. Ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan pengembangan ASN di daerah,” ujar Ajat.
Dalam kesempatan tersebut, Ajat juga menyampaikan pesan Bupati Bogor kepada para tenaga pendidik agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini. Ia menegaskan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga harus menjadi teladan bagi peserta didik.
“Tantangan terbesar pendidikan saat ini adalah kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, integritas menjadi hal utama. Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi contoh yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, bagi para kepala sekolah yang dilantik, diharapkan dapat menjalankan peran sebagai pemimpin yang tidak hanya memahami aspek akademik, tetapi juga mampu mengelola sekolah secara menyeluruh.
“Kepala sekolah harus menjadi leader. Tidak hanya mengajar, tetapi juga harus memahami manajemen sekolah, pengelolaan sumber daya, serta mampu membawa kemajuan bagi lingkungan pendidikan masing-masing,” tambahnya.
Terkait isu kepegawaian yang tengah menjadi perhatian, Ajat menjelaskan bahwa saat ini Inspektorat masih melakukan proses investigasi. Pendekatan yang dilakukan menitikberatkan pada pengumpulan fakta dan data secara menyeluruh.
“Prosesnya masih dalam tahap investigasi. Saat ini dilakukan cross-check terhadap sejumlah pihak untuk memastikan validitas data. Karena dalam proses ini, setiap informasi harus didukung bukti yang kuat agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.(Ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News