BerandaKesehatanGebrakan Nasional! Gene Bank Pertama RI Dibangun di RS Marzoeki Mahdi Bogor,...

Gebrakan Nasional! Gene Bank Pertama RI Dibangun di RS Marzoeki Mahdi Bogor, Siap Beroperasi 2027

Kota Bogor – Majalahnusantara. id- Senin, 23/02/2026- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia resmi membangun proyek strategis nasional berupa Gene Bank (Bank Genomik Nasional) di kawasan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), Kota Bogor. Proyek prestisius ini menjadi tonggak baru transformasi sistem kesehatan Indonesia menuju era precision medicine atau pengobatan presisi berbasis genetik.
Pembangunan fasilitas yang berada di bawah pengelolaan Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) tersebut ditargetkan rampung pada awal 2027. Kehadiran Gene Bank ini digadang-gadang menjadi pusat penyimpanan dan pengolahan data genom terbesar di Indonesia.
Transformasi Besar Sistem Kesehatan Nasional
Proyek Gene Bank merupakan bagian dari agenda transformasi kesehatan nasional, khususnya dalam penguatan layanan diagnostik molekuler, riset biomedis, serta pengembangan terapi berbasis genetika.
Tak hanya itu, pada tahap selanjutnya kawasan RSMM juga direncanakan menjadi lokasi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan IPB. Dengan pengembangan tersebut, kompleks RS Marzoeki Mahdi akan bertransformasi menjadi Pusat Kesehatan Jiwa Nasional sekaligus pusat riset dan pelayanan kesehatan berbasis genomik.

Pemerintah Kota Bogor pun menyatakan dukungan penuh terhadap proyek strategis ini. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan pembangunan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Sejumlah dampak teknis seperti tanah urugan yang mengotori jalan serta kebisingan akibat pekerjaan malam hari telah diantisipasi. Pihak pelaksana proyek menyediakan fasilitas washing bay untuk membersihkan kendaraan proyek sebelum keluar area, serta melakukan penyesuaian jam kerja demi menjaga kenyamanan warga.
Apa Itu Gene Bank?
Gene Bank merupakan fasilitas penyimpanan spesimen biologis manusia—seperti darah dan jaringan—yang dimanfaatkan untuk kepentingan riset dan pelayanan kesehatan berbasis genetika.
Sebagai negara dengan tingkat keragaman genetik yang sangat tinggi, Indonesia dinilai perlu memiliki pusat data genom nasional. Melalui fasilitas ini, pemerintah mendorong penerapan precision medicine, yakni metode pengobatan yang disesuaikan dengan profil genetik masing-masing pasien.
Pendekatan tersebut diyakini mampu:
Meningkatkan akurasi diagnosis
Menentukan terapi yang lebih tepat sasaran
Meminimalkan efek samping obat
Meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan
Dirut RSMM: Siap Jadi Pusat Rujukan Nasional
Direktur Utama RSMM, Nova Riyanti Yusuf, memaparkan progres pembangunan Gedung Laboratorium Genomik yang kini tengah dikebut penyelesaiannya di kawasan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Dr. Sumeru, Kota Bogor.
Menurut Nova, pembangunan laboratorium genomik ini merupakan bagian dari transformasi besar layanan kesehatan di RSMM.
“Laboratorium genomik ini dirancang untuk mendukung deteksi dini berbagai penyakit, pengembangan terapi berbasis genetik, serta peningkatan kapasitas penelitian, termasuk dalam bidang kesehatan jiwa,” ujarnya.
Ia menegaskan, gedung tersebut dibangun dengan standar teknologi terkini serta sistem keamanan laboratorium yang memenuhi regulasi nasional, sehingga diharapkan mampu menjadi pusat rujukan nasional dalam pengembangan riset genomik.
Sebagai rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan, RSMM tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan jiwa, tetapi juga terus mengembangkan inovasi medis berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Kehadiran Laboratorium Genomik ini menjadi langkah strategis dalam memperluas peran RSMM sebagai pusat layanan sekaligus pusat riset kesehatan modern.
Dengan progres pembangunan yang menunjukkan perkembangan signifikan, manajemen RSMM optimistis fasilitas tersebut dapat segera beroperasi sesuai target dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta dunia medis Indonesia.
Langkah besar ini menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat kemandirian riset kesehatan sekaligus menempatkan sains dan teknologi sebagai fondasi utama pelayanan medis masa depan.(Ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News