spot_img
BerandaPemerintah DaerahAspirasi Warga Viral, Jalan Ciapus– Ciherang Masuk Skala Prioritas, DPRD Bogor Turun...

Aspirasi Warga Viral, Jalan Ciapus– Ciherang Masuk Skala Prioritas, DPRD Bogor Turun Tangan

Bogor – Majalahnusantara. id – Kerusakan parah ruas jalan kabupaten yang melintasi Kampung Ciherang Cutak RW 05, Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menuai keluhan luas dari masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama penghubung Desa Ciapus menuju Kecamatan Dramaga itu telah rusak cukup lama dan mengganggu aktivitas warga, hingga akhirnya viral di media sosial.
Kondisi jalan berlubang dan licin dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan. Warga mengeluhkan terganggunya mobilitas kerja, akses pendidikan, serta meningkatnya risiko kecelakaan. Sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan, warga bahkan memasang spanduk bernada protes yang ditujukan kepada pemerintah daerah.

 

Menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa Ciapus, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H. Wasto Sumarno, S.Hut., M.Pd., turun langsung meninjau lokasi jalan rusak. Peninjauan dilakukan bersama UPT Jalan dan Jembatan, serta Kepala Desa Ciapus, H. Pendi Bin Asim, S.E. hadir pula Camat dan Dramaga dan Kepala Desa Ciherang.
Peninjauan lapangan dilakukan di ruas jalan Kampung Ciherang Cutak, yang diketahui menghubungkan Desa Ciapus (Kecamatan Ciomas) dengan Desa Ciherang (Kecamatan Dramaga), Senin 2 Februari 2026.
Ruas jalan tersebut merupakan jalur vital penghubung antar desa dan antar kecamatan. Kerusakan yang terjadi lebih dari satu tahun terakhir berdampak langsung pada aktivitas sosial dan perekonomian warga setempat.
Di lokasi, H. Wasto menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga yang menyuarakan aspirasi melalui media sosial. Menurutnya, kerusakan jalan di Desa Ciapus telah menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Bogor dan masuk dalam skala prioritas pembangunan.
“Ruas jalan ini sudah menjadi perhatian Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Rencananya akan dibangun dengan metode betonisasi, bukan aspal, agar lebih kuat dan tahan terhadap curah hujan yang tinggi,” ujar H.Wasto.
Selain perbaikan badan jalan, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan drainase guna mencegah genangan air yang selama ini mempercepat kerusakan jalan.
Namun demikian, Wasto menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan. Saat ini, proyek perbaikan jalan Desa Ciapus masih menunggu tahapan administrasi dan proses lelang.
“Kami minta warga bersabar. Setelah proses lelang rampung, pekerjaan akan segera dilaksanakan dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ciapus, H. Pendi Bin Asim, menyambut baik peninjauan langsung tersebut dan berharap perbaikan dapat segera direalisasikan. Ia menegaskan, pemerintah desa selama ini hanya mampu melakukan penanganan sementara untuk meminimalisir kecelakaan.
“Penanganan sementara tidak cukup. Kami berharap ada perbaikan permanen agar warga bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pemerintah Desa Ciapus berharap, realisasi pembangunan jalan tersebut dapat segera terwujud demi memulihkan kelancaran transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.(Ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News