BerandaKementrian agamaHalal Bihalal Kemenag Kota Bogor, Kepala Kantor Tekankan Konsep Ekoteologi dan Penguatan...

Halal Bihalal Kemenag Kota Bogor, Kepala Kantor Tekankan Konsep Ekoteologi dan Penguatan Layanan Keagamaan

Kota Bogor || Majalahnusantara.id — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Senin (30/03/2026) di Aula Kantor Kemenag Kota Bogor. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, jajaran kepala seksi dan penyelenggara, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kota Bogor.
Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai usai menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri. Dalam suasana penuh kebersamaan, seluruh peserta diajak untuk saling menjaga perasaan, menghormati, serta saling memaafkan atas segala kekhilafan yang mungkin terjadi dalam interaksi sehari-hari.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriatna, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam lingkungan melalui konsep ekoteologi. Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan yang berdampak pada kehidupan sosial dan lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa ekoteologi mengajarkan tiga hubungan utama yang harus dijaga. Pertama, hubungan manusia dengan Tuhan sebagai bentuk ketakwaan. Kedua, hubungan antar sesama manusia untuk membangun kebersamaan dan harmonisasi. Ketiga, hubungan manusia dengan alam sekitar, termasuk menjaga lingkungan agar tetap asri, sejuk, dan bersih.
“Ramadan mengajarkan kita untuk memiliki simpati dan empati terhadap sesama, sekaligus menjaga lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi nyata, Kemenag Kota Bogor mendorong program penanaman pohon bagi calon pengantin. Setiap pasangan yang akan menikah dianjurkan menanam pohon dan menyerahkan bukti penanaman kepada pihak Kantor Urusan Agama (KUA).
“Di mana pun ada ruang atau lahan, kita dorong untuk ditanami agar lingkungan menjadi lebih indah dan rindang. Program ini dimulai dari halaman KUA dan terus dikembangkan,” jelasnya.
Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pasangan. Salah satu yang sempat direkomendasikan pada awal program adalah pohon matoa, selain jenis tanaman produktif lainnya yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Selain program berbasis lingkungan, Kemenag Kota Bogor juga terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan, termasuk pada sektor pendidikan dan penyelenggaraan ibadah haji. Meski pengelolaan haji kini ditangani oleh kementerian khusus, tingkat kepuasan jemaah disebut telah mencapai di atas 80 persen.
Ke depan, pihaknya berharap seluruh program yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Harapan kami, kinerja terus meningkat dan memberikan dampak positif sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut ditutup dengan saling bersalaman antarpegawai sebagai simbol mempererat kebersamaan dan memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.(Ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News